jalanku masih panjang
kenapa aku memilih tema "senyum perpisahan" ?. mungkin bayak orang berpikir tentang apa yang aku tulis tak penting bagi mereka. karena aku hanya seorang yang hanya duduk didepan komputer tanpa kerjaan. yah, mereka hanya bisa bilang seperti itu. aku bukan pria yang sedikit pendiam. namun aku memang benar benar pria pendiam. teman temankupun bisa aku hitung dengan jari. jika aku bisa memilih, aku ingin bisa terbang bebas bagai burung di sana. kehidupanku terasa hancur, aku sendiri tak punya tujuan untuk menghadapi semua problema yang ada. diam mungkin itu sikapku, benci itu juga diriku. disaat aku menulis tulisan ini, seperti biasanya ayah dan nenekku bertengkar. ya, bertengkar untuk hal yang tidak penting. jam baru menujukkan angka 6.00 a.m . suara gretakkan dan teriakan dari mulut ayahpun semakin keras terdengar. itu semua bukan karena salah ayahku, aku tau ayah sedang capek dan butuh istirahat. harus sampai kapankah ini berakhir ?. aku lelah mendengar ocehan ocehan mereka. aku muak.
No comments:
Post a Comment